Hot News :

Waawww !!! 5 unit Mobil Dinas DPRD Pekanbaru seharga Rp. 5.3 Miliar

KOTA (RIAUPOS.CO) - Pimpinan DPRD Pekanbaru bakal mendapatkan mobil dinas mewah. Tak tanggung-tanggung, lima unit mobil jenis Toyota Harrier dengan total anggaran Rp5,3 miliar sudah selesai tahap pelelangan. Satu unit diperuntukkan bagi operasional Sekretariat DPRD Pekanbaru.


‘’Saat ini dalam proses pengecekan di perusahaan pemenang hasil LPSE yaitu CV Kana Komputindo, Semarang,’’ kata Sekretaris DPRD Kota Pekanbaru Ahmad Yani kepada Riau Pos, Selasa (2/12) di ruang kerjanya. Penelusuran Riau Pos di internet, harga satu unit mobil Toyota Harrier keluaran terbaru mencapai sekitar Rp875-Rp930 juta. 



Dijelaskan Yani, kelima unit mobil tersebut diperuntukkan empat mobil untuk pimpinan DPRD dan satu unit untuk operasional Sekreatriat DPRD. ‘’Kelimanya tipe Harrier dengan 2000cc. Bedanya untuk ketua dan operasional Sekwan itu Toyota Harrier Advance Package 2.0 AT, dan untuk tiga wakil ketua Toyota Harrier Premium 2.0 AT. CC tetap sama, hanya beda aksesoris,’’ jelas Yani.



Diungkapkan Yani lagi, jika mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 11/2007, seharusnya untuk pimpinan DPRD kapasitas mobil 2500cc dan untuk wakil itu 2200cc. ‘’Tapi untuk penghematan juga, maka disamakan semua kapasitas mesinnya. Dan dalam hal ini tidak ada aturan yang dilanggar, artinya semua sudah sesuai dengan aturan,’’ ungkapnya.  



Yani juga mengaku sudah memerintahkan PPTK untuk melakukan pengecekan ke perusahaan pemenang berdasarkan LPSE. ‘’Artinya sebelum ada kontrak, saat ini kami lakukan pengecekan ke perusahaan pemenang, apakah perusahaannya jelas atau tidak.  Jadi sebelum tanda tangan kontrak, semua dicek,’’ tambahnya.



Ditegaskan Yani, dalam pengadaan mobil dinas pimpinan DPRD Pekanbaru ini juga tidak mau salah dalam melangkah. ‘’Makanya sebelum dibeli seluruh aturan yang berlaku pelajari dahulu,’’ katanya.



Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono dan Rustam Panjaitan menyebutkan mereka tidak meminta-minta jenis mobil dinas yang bakal diberikan sebagai fasilitas. Mereka mengaku untuk mobil dinas diserahkan sepenuhnya kepada Sekwan. ‘’Kami tidak ada meminta tipe apa yang mau dikasih, terserah. Yang jelas jangan sampai melanggar aturan. Itu saja,’’ kata Sigit.



Begitu dengan Rustam. Menurutnya, soal mobil dinas ini disebutkan bukanlah hal yang krusial, yang jelas dedikasi untuk masyarakat Pekanbaru itu yang diutamakan. ‘’Kalau saya untuk mobil dinas ini mengikut saja, terserah mau diberikan apa,’’ singkatnya. (gus)
G+

About iyes87

Kirimkan Informasi Terbaru Anda Ke Redaksi Kami
    Email
    Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

BERITA TERBARU