Pelatih timnas U-23 Laos, Kokichi Kimura, mengakui timnya masih kalah pengalaman dari timnas U-23 Indonesia. Seperti diketahui, kedua tim akan bentrok pada laga perdana MNC Cup 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/11) malam.
Kimura mengungkapkan persiapan yang dijalani timnya hanya selama empat bulan, setelah kompetisi lokal mereka selesai pada Juni 2013 lalu. Kompetisi lokal di Laos sendiri hanya berlangsung selama tiga bulan.
"Para pemain kami kurang dari segi pengalaman, berbeda dengan Indonesia yang memiliki banyak pengalaman dengan para pemainnya yang ikut kompetisi di Indonesia dan beberapa laga uji coba. Bujet kami minim untuk melakukan itu," kata Kimura.
Pelatih asal Jepang itu memaparkan, dalam masa persiapan menjelang SEA Games 2013 di Myanmar, Desember nanti, di antaranya para pemain mereka berlatih di salah satu klub Jepang dalam jangka waktu dua minggu.
"Turnamen ini menjadi salah satu persiapan yang bagus menuju SEA Games. Kami memang tidak satu grup dengan Indonesia di SEA Games, tapi ini bagus untuk mengukur kekuatan kami. Kami menganggap semua tim di turnamen ini (MNC Cup) adalah lawan yang tangguh," Kimura menegaskan.
Menariknya, dalam skuat timnas U-23 Laos saat ini, ada sembilan pemain yang pernah memperkuat timnas senior Laos di Piala AFF 2012. Mereka adalah Daoneua Siviengxay, Ketsada Souksavanh, Khampoumy Hanevilay, Khonesavanh Sihavong, Phatthana Syvilay, Sopha Saysana, Soukaphone Vongchiengkham, Soukthavy Soundala, dan Vilayout Sayyabounsou.
Pada babak penyisihan grup Piala AFF 2012 lalu, timnas Laos bermain imbang dengan timnas Indonesia skor 2-2. "Memang pada level senior kami mampu menyulitkan Indonesia, tapi tim yang kami hadapi nanti berbeda. Saat ini pemain baru yang kami miliki juga bagus," ujar Kimura.
"Kami masih bermasalah dari segi pertahanan, namun untuk segi penyerangan kami sudah baik," Kimura memaparkan.
Pemain Laos, Khampoumy Hanevilay, mmengungkapkan sudah siap untuk mengikuti turnamen ini. "Saya sangat antusias menghadapi lawan-lawan di MNC Cup," kata Hanevilay.



0 komentar:
Posting Komentar